Sabtu, 21 Agustus 2010

doa ku

ya Rabb aku mohon ini merupakan jalan yang terbaik untuk ku menurut Mu. jangan biarkan aku tersesat dalam lorong kegelapan. jangan biarkan aku terperosok dalam jurang kecelakaan. jangan biarkan hamba menjadi hamba Mu yang begitu angkuh.

sekedar coret-coret

Serpihan perih ini
Begitu melekat dalam relung hatiku
Hingga kata maaf tak mampu mengahapus
Semuanya.....


Begitu indah namun begitu menyiksa
Entah mengapa dan sampai kapan.....
Sekarang, esok, lusa atau tahun-tahun berikutnya
Aku tak pernah tau.....

Gelisah membawa aku pada
Sebuah lamunan kosong yang
Yang hampa seorang diri disebuah
Tempat yang begitu asing

Kau mainkan lakonmu
Dengan sangat baik
Kau terus berpura-pura
Di depan semua orang
Ku salutkan semua sandiwaramu

Saat takdir sudah berbicara
Saatnya kita menjalankan
suratan Tuhan dengan baik.....

beribu kali mengelak
pada sebuah takdir
tapi takdir akan tetap
bersama kita

angin kegelisahan menyusup masuk
mengisi ruang hatiku yang kosong
terus dan terus hingga ruang hati ini
tak bercelah karena tlah di isi kegelisahan


saat bahasa hati
tlah berbicara
seribu kali mengelakpun tak berguna

penghianatan itu memang sakit
tapi jauh lebih sakit saat penghianatan
dilakukan oleh orang terdekat

aku tak paham
aku tak mengerti
aku bertanya-tanya
aku bimbang
dan aku limbung.....